Oleh: km3community | Juni 10, 2008

Allah bukanlah Tuhan

 Mari saya ajak kembali ke tahun 5000 sm, diperkirakan pada waktu itu terdapat ajaran penyembahan terhadap Tu dan Yang atau yang sering disebut agama kultur Tu dan agama Yang yang berpangkal di asia tengah dan mungkin dianut oleh beberapa suku mongoloid purba (nenek moyang bangsa Cina, Tibet dan Jepang). Ajaran ketuhanan asli bangsa itu adalah penguasa sekalian alam itu dinamakan Tu yang bersifat esa tidak berawal dan tidak berakhir. Ia maha besar jika dibandingkan dengan alam terbesar dan maha kecil jika dibandingkan dengan alam yang terkecil. Akan tetapi zat Tu itu memenuhi sekalian alam. Bila alam itu kembali seperti semula. Ajaran Tu ini menyebar hingga kebeberapa daerah di cina selatan. Lalu karena terdesak mereka terus menyebar kearah selatan dan memasuki kepulauan Indonesia dan Filipina. Menurut ajaran melayu purba Tu dinamakan pula Tuh dan jika diberi imbuhan –an menjadi Tuhan. Tuh dimakan pula Sangyang tunggal yang hidup bersekutu dalam alam tetapi bukan alam.

Kadang sering sekali kita menyebut Allah dengan tuhan. Allah itu bukan tuhan. Allah adalah Allah, tidak ada masalah dengan nama Allah tidak seperti agama Yahudi yang tidak jelas nama ilahnya. Tuh adalah sesembahan dan kepercayaan agama kuno di Asia Timur dan kemudian masuk ke Indonesia. Agama Tu dan Yang adalah termasuk agama kultur, bersifat panteisme dan syirik karena banyak mengandung kurofat dan   tahayul.

Kita sering mengunakan istilah-istilah yang   kadang kita tidak tahu arti dan maknanya, sehingga kita main sabet saja dan taklid buta. Betapa bahayanya taklid buta, apa lagi kalau sudah menyangkut masalah aqidah.

Kata tuhan adalah serapan dari ajaran dari agama kuno Tu dan Yang , jadi janganlah Allah kita diganti dengan tuhan. Dan janganlah sholat diganti dangan sembayang yang berarti menyembah kepada Yang.

wrote@by_je_est Neev

Referensi :

A.D. El Marzdedeq. Parasit-Parasit Aqidah .2008. Syaamil Cipta Media, Bandung.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: